Pembahasan pada program belajar berbicara PGRI dipertemuan kedua ini bersama Pak Munif Chatib. Pembahasan yang diambil oleh beliau adalah "Public Speaking For Teacher, The Power Of Apperception".
Public Speaking For Teacher ini membahasan beberapa hal diantaranya
1. Peranan Guru
2. Memuaskan Otak Reptil
3. Membangun Relasi Kepada Siswa
4. Apersepsi
5. Multi Strategi Mengajar
Dalam pembelajaran seorang guru itu harus bisa memposisikan selain menjadi guru ia juga harus menjadi sebagai orang tua dan sahabat. peranan orang tua itu sebagai penasihat, guru sebagai pemberi pengetahuan dan sahabat sebagai tempat berbagi. ketiga peranan tersebut harus dikuasai oleh guru supaya peserta didik menjadi nyaman ketika dia melakukan pembelajaran.
Pembelajaran akan maksimal apabila dalam kegiatan pembelajaran tersebut bisa memuaskan otak reptil, ada beberapa bagian otak dengan fungsinya diantaranya
- Otak Neocortex untuk berfikir
- Otak Limbik untuk Emosi
- Otak Reptilian untuk suasana
Otak Reptilian ini ini dipengaruhi oleh dua hal yaitu:
1. Tempat Belajar
- Indoor / outdoor
- Tata Bangku
- Display kelas
- Cahaya ruang kelas
- Sirkulasi udatra kelas, panas/dingin
2. Penampilan Guru
- Penampilan
- Bau badan
Belajar dimana pun harus ingat terhadap dua hal tersebut yaitu tempat belajar dan penampilan guru, kedua hal tersebut diperhatikan dengan baik maka pembelajaran akan menjadi mengasyikan dan memudahkan penangkapan materi oleh peserta didik.
kegiatan pembelajaran tidak akan terlepas dari membangun relasi, cara membangun relasi dengan beberapa cara:
1. Fun-Menyenangkan
a. Menyapa Siswa
b. Guru bercerita tentang hal menarik
- Berita menarik, sesuai usia siswa
- Pengalaman pribadi
2. Fasilitator
a. Student Center Learning
b. Student Enggagment
3. Katalisator
a. Motivasi, selalu memotivasi siswa yang lemah alam pemahaman, dengan vidio motivasi
b. Bantuan Siswa, memberi kesempatan siswa membantu temannya yang lemah dalam pemahaman.
pembelajaran yang dilakkan oleh guru sebaiknya jangan biasakan langsung masuk ke materi, tetapi guru melakukan dulu kegiatan apersesi. Apersepsiini merupakan teori yang ditemukan oleh Johan Friedrich Herbart (1776-1841). ia adalah seorang Psikolog, Filosof, guru ahli yang berasal dari Jerman, teori apersepsi juga disebut dengan teori Herbartisme.
3 landasan Apersepsi
1. Manusia adalah makhluk pembelajar
2. Sifat dasar manusia adalah memerintahkan dirinya sendiri
3. manusia melakukan reaksi terhadap instruksi di lingkungannya jika dibekali perbuatan (stimulus) khusus
Seorang siswa akan belajar apabila ia mempunyai minat dikarenakan siswa adalah makhluk pembelajar maka seorang siswa harus dipatik dengan materi yang menarik dan strategi. Disana siswa akan memerintahkan dirinya sendiri untuk belajar.
kegiatan Apersepsi ini bisa dilakukan dengan
a. Alpha Zone
- Fun Story
- Musik
- Ice breaking
- Brain Gym
b. Warmer
Berkaitan dengan pengulangan materi
c. Pre Teach
Berkaitan dengan informasi pendahuluan
d. Scene Setting
Berkaitan dengan metode/strategi
Sumber Ide Scene Setting
1. Keselamatan
2. Manfaat/Benefit
- Topik materi berkaitan dengan adanya manfaat yang akan di dapat pada saat topik maateri tersebut dipahami atau dilakukan
- Contoh yang banyak digunakan adalah
3. Informasi/Berita
- Topik materi berkaitan dengan berita atau informasi yang
4. Cerita Imajinatif
- Sebelum melakukan aktivitas pembelajaran, diawali dengan cerita khayalan yang menarik minat siswa untuk masuk ke materi belajar
- Cerita tersebut dapat berupa cerita dalam film-film fiksi atau guru mengarang sendiri
- biasanya cerita imajinatif
Pola Apersepsi
1. Cerita
2. Simulasi demo
- Meelibatkan siswa
Teaching Aids
Pemahaman Materi
3. Film
- Aktivitas belajar di awali dengan film yang mana siswa tidak diberitahu judul dan maksud film tersebut

Salam kenal, saya guru jogja yang juga sedang belajar berbicara. Terima kasih sudah merangkumkam materinya Pak Munif Chatib yang luar biasa. Sukses selalu..
BalasHapussalam kenal juga saya kebetulan dari Garut, sukses selalu juga...
Hapus