Sebenarnya guru tidak perlu lagi belajar berbicara karena setiap hari ia selalu melakukan bicara di depan siswa, sebab kunci dari belajar adalah komunikasi interaksi. Pertemuan dengan siswa menyebabkan guru sering berbicara menyampaikan materi pelajaran, tanpa disadari ia melatih kemampuannya dalam berkomunikasi
Begitu pentingnya sebuah komunikasi dalam kehidupan, Mahatma gandi seorang tokoh besar pernah berkata tentang komunikasi diantaranya:
1. "Ketika ingin jadi pemimpin hebat adalah kuasai cara berbicara" "ramah tamahlah dalam berbicara karena akan mewujudkan keyakinan"
2,."Siapa saja berfikir positif akan melahirkan kedamaian"
3. "Beramah tamah dalam memberi, mewujudkan cinta dan kasih sayang"
Komunikasi sangatlah erat dengan kepemimpinan, dalam memimpin harus pandai mengolah kata supaya maksud dan tujuan dari kebijakan yang disampaikan, dapat dilaksanakan oleh bawahan persis seperti yang kita inginkan. Kekuatan persuasi ini lebih hebat ketimbang gerakan badan atau kerja tubuh. orang berorasi bisa menggerakkan beribu-ribu orang untuk bergerak melakukan sesuatu yang diharapkan oleh orator. Semangat penduduk negeri melawan penjajah adalah sebagai contoh gerakan yang digerakkan oleh para pemimpin.
Hebatnya kata-kata itu meyebabkan kita harus berhati-hati dalam bertutur kata, jangan sampai perkataan yang diikuti oleh orang lain itu merupakan sebuah perintah untuk berbuat kesalahan atau kemaksiatan. Maka pikiran positif itu harus dimiliki oleh para pemimpin supaya narasi-narasi yang disampaikan merupakan perwujudan dari kejernihan jiwa dan pikiran.
1. Pemimpin yang baik adalah banyak mendengarkan
Manusia diciptakan oleh Allah memiliki satu mulut dan dua telinga, ini bisa mengibaratkan bahwa kita harus lebih banyak mendengar dari pada berbicara. Pemimpin harus sering mendengarkan masukkan dan keluh-kesah dari bawahannya supaya ia bisa memberikan solusi yang terbaik.
2. Tidak boleh banyak menghakimi
Menghakimi seseorang dengan perkataan yang jelek akan membuat seseorang menjadi merasa rendah diri dan kehilangan wibawa, kesalahan seorang bawahan memang harus diluruskan dan diperingati agar kesalahan yang diperbuat tidak terulang lagi. Mengemas kata untuk mengingatkan harus dipilih kata-kata yang nantinya tidak menyakiti seseorang, ada pepatah sunda yang mengatakan "Laukna benang, caina herang" atau dalam bahasa indonesianya ikannya dapat, airnya bening. Mempunyai makna bahwa permasalahannya selesai namun tak ada yang dirugikan.
3. Mampu sabar
Masalah memang akan ada dimana pun oleh karena itu bukan masalahnya yang bermasalah namun bagaimana sikap kita menghadapai sebuah masalah. Sering seorang pemimpin menghadapi kritikan dari bawahan atau pun dari yang lain, maka pemimpin harus berusaha bersabar dalam menghadapinya. Bersabar akan membuat hati menjadi jernih dan tidak sembrono dalam mengambil sebuah kebijakan.
4. Arif dan bijaksana
Bijaksananya seorang pemimpin akan membuat organisasi menjadi teduh teduh, sikap reaksional dalam menghadapi situasi akan membuat ketidak nyamanan tersendiri dalam berkegiatan. Ariflah dalam memutuskan sesuatu, melihat permasalahan jangan dari satu sudut pandang, lihatlah dari berbagai arah sehingga kita mengetahui penyebab-penyebab terjadinya sesuatu.
5. Selalu mengedepankan kasih dan cinta
Mengedepankan hati dalam berbicara akan terasa berbeda oleh lawan berbicara, cinta kasih harus menjadi landasan dalam bertutur supaya orang ketika mendengarkan akan merasakan kesejukkan.Orang berkata dengan pikiran akan menembus terhadap pikiran lagi, orang berbicara dengan hati maka perkataannya akan menembus ke hati lagi.
Berkenaan dengan komunikasi tidak terlepas dengan kemampuan public speaking, kemampuan berbicara didepan umum ini harus menjadi bagian tidak terpisahkan dari seorang guru dan para pemimpin
publik speaking (juga disebut orator atau orasi) adalah memberikan speech face to face.kepada audiens langsung. Namun, karena evolusi berbicara di depan umum, secara modern dipandang sebagai segala bentuk berbicara (secara formal dan informal) antara audiens dan pembicara.
Secara tradisional, public speaking dianggap sebagai bagian dari seni persuasi. Tindakan ini dapat mencapai tujuan tertentu termasuk untuk menginformasikan,membujuk,dan menghibur. Selain itu, metode,struktur dan aturan yang berbeda dapat digunakan sesuai dengan maksud dan tujuan komunikasi.
komunikasi adalah proses penyampaian pesan menggunakan sebuah media, komunikasi yang baik harus bisa memprediksi kesalahan-kesalahan atau masalah dalam komunikasi, halangan dalam komunikasi diantaranya masalah itu adalah persepsi.
Ada beberapa cara menyampaikan komunikas/pesan yang efektif dan efisien adalah sebagai berikut.
1. Kita harus mengetahui pengetahuan lawan bicara
2. Melatih komunikasi verbal
3. Melatih komunikasi non verbal
4. Mendengarkan dengan baik
5. Berbicara dengan jelas
6. Melontarkan topik-topik yang menarik
7. Melakukan kontak mata yang lama
8. Tunjukkan rasa simpati
9. Mampu menempatkan diri sesuai dengan situasi dan kondisi
Dalam komunikasi juga ada yang harus dijauhi yaitu:
1. Egosentris
2. Prejudis
3. Steorotipe
Manfaat komunikasi yang baik
1. Pesan tersampaikan dengan baik
2. Pesan diterima sesuai dengan yang diharapkan
3. Mengurangi kesalahan persepsi
4. Konflik dapat terselesaikan
5. Hubugan terjalin dengan erat
Untuk keefektifan dalam berkomunikasi maka diperlukan strategi komunikasi, diantara strategi itu adalah:
1. Tunjukkan sikap empati, simpati dan altruarisme
2. Pake toon dan gaya (ada gregetannya)
3. Berikan kontens positif
4. Transparan dan jelas
5.Update dengan informasi

Mantul resumenya
BalasHapus