Selasa, 21 Maret 2017

Multimedia Bagi Guru SD

MULTIMEDIA BAGI GURU SD

Mengajar merupakan kegiatan pokok dari seorang guru, guru harus mempunyai kreatifitas yang tinggi dalam menyampaikan materi pelajarannya, jangan sampai metode yang dilakukannya hanya ceramah saja. Memang setiap metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya, metode ceramah ini berbasis teacer center dimana siswa kurang akif dalam pembelajarannya, model sekarang yang harus dilakukan guru adalah model yang berbasiskan student center dimana siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajarannya.



Pada dasarnya siswa mempunyai pengetahuan yang berbeda-beda namun banyak sekali pengetahuan yang belum dimiliki oleh siswa ketika ia belajar. Guru akan sulit sekali menerangkan benda yang belumpernah diketahui oleh siswa apabila guru mengajarnya dengan menggunakan metode ceramah, seperti guru menerangkan tentang bentuk planet mars, menerangkan rangka manusia, dan menerangan organ dalam manusia. Menerangkan materi-materi tersebut akan lebih mudah apabila guru menerangkan dengan menggunakan multimedia seperti guru menayangkan video atau gambar-gambar yang bisa langsung dilihat oleh siswa.
Penggunaan multimedia dalam pembelajaran akan menjadikan siswa berperan aktif dalampembelajarannya karena multimedia pada dasarnya merupakan pembelajaran yang diharapkan mampu memberdayakan semua aktivitas otak selama peserta didik melakukan aktivitas pembelajaran.
Pengertian tentang arti multimedia, adalah alat yang menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Darmawan: 47). Dari pengertian tersebut kita bisa memahami bahwa multimedia adalah sebuah alat yang digunakan untuk presentasi, guru setiap hari selalu melakukan presentasi di depan siswa dalam menyampaikan materi pelajaran.
Pembelajaran berbasis multimedia mempunyai banyak keunggulan dibandingkan dengan papan tulis dan kapur. Pembelajaran berbasis multimedia melibatkan hampir semua unsur-unsur indra. Penggunaan multimedia dapat mempermudah siswa dalam belajar, juga waktu yang digunakan lebih efektif dan efisien. Selain itu pembelajaran dengan menggunakan multimedia  akan sangat meningkatkan motivasi belajar siswa. Dimana dengan motivasi yang meningkat maka prestasipun akan dapat diraih dengan lebih optimal. Penggunaan multimedia dalam pembelajaran juga akan mengenalkan sedini mungkin pada siswa akan teknologi.
Teknologi multimedia ini, juga dapat digunakan dalam mengembangkan Computer Assisted Learning (CAL).  Computer Assisted Learning (CAL) adalah perangkat lunak pendidikan yang diakses melalui komputer dan meru-pakan bentuk pembelajaran yang menempatkan komputer sebagai “dosen”. Dengan CAL, kata Widyo, proses belajar bisa berlangsung secara individu dan mampu mengadopsi perbedaan individu peserta didik. Karena pada intinya CAL merupakan media ganda yang terintegrasi yang dapat menyajikan suatu paket ajar yang berisi komponen visual dan suara secara bersamaan. CAL juga mempunyai komponen inlelegensi yang membuat program CAL bersifat interaktif dan mampu memroses data atau memberi jawaban bagi pengguna.CAL bersifat interaktif artinya programnya lebih bermakna diban-dingkan dengan program pembelajaran yang disajikan lewat media lainnya. CAL juga menggunakan multimedia yaitu sistem komputer yang meng-gabungkan audio dan video untuk menghasilkan aplikasi interaktif dengan menggunakan teks, suara dan gambar.
Di Sekolah Dasar (SD) akan lebih hidup pembelajarannya apabila menggunakan multimedia sebab siswa SD masanya anak-anak mengetahui sesuatu dengan keadaan yang kongkrit, menonton film kartun bagi anak SD merupakan kegiatan yang menyenangkan. Guru SD bisa memanfaatkan multimedia ini dalam pembelajarannya dengan menampilkan video kartun yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan, sehingga siswa bisa belajar dengan senang dan materipelajaran bisa tersampaikan dengan optimal



DAFTAR PUSTAKA
Darnawan Deni. 2014. Inovasi pendidikan. Bandung; PT Remaja Rosdakarya
https://muhfathurrohman.wordpress.com/2012/10/04/penggunaan-multimedia-dalam-proses-pembelajaran/

2 komentar:

PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR

  Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, peran guru tidak lagi terbatas pada penyampaian materi pelajaran semata. Salah satu peran pe...