Senin, 22 Februari 2021

RESUME HARI KE-14


 

Public speaking merupakan kemampuan berbicara didepan umum, kemampuan berbicara didepan umum dulu dan sekarang sedikit berbeda apalagi dimasa pandemi, guru dulu berbicara kepada siswanya di depan kelas, bertatap muka dengan para siswa secara langsung. Sekarang guru harus berkomunikasi dengan para siswa lewat sebuah media ada yang menggunakan Zoom,Wa,Google Meet dan lain-lain. Penggunaan media ini menjadikan dalam cara penyampaiannya berbeda dengan pertemuan secara langsung. Guru harus mengetahui straategi yang baik dalam menyampaikan materinya supaya dapat diterima dengan sesuai dengan tujuan dari pembelajaran yang ingin dicapai.

Tujuan komunikasi bagaimana membuat orang lain melakukan yang kita inginkan. Guru dalam memerintah kepada kepada siswa lalu diikuti oleh siswa maka komunikasinya   berjalan dengan baik, begitu sebaliknya jika perintah guru tidak diikuti dengan baik baka komunikasinya gagal.

Supaya orang melakukan apa yang kita inginkan maka lakukan komunikasi dengan frekuensi mereka. gunakan bahasa mereka. Guru harus memahami latar belakang siswa dan kondisi siswa sehingga materi yang disampaikan bisa mengikuti keadaan mereka. Adanya nilai kesamaan antara siswa dan materi yang disampaikan akan membuat tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Dalam public speaking ada beberapa prinsip komunikasi yang harus diikuti dan diterapkan, diantaranya.

1. Kenali target komunikasi dengan baik, pilih strategi komunikasi yang tepat

Mengenali audien dengan baik akan menjadikan kita bisa menerapkan strategi yang akan baik dalam penyampaian sebuah materi. Penggunaan media yang digunakan harus dipilih dengan sedikit permasalahan yang akan dihadapi oleh peserta didik. Seandainya siswa banyak yang memiliki Wa dibanding Zoom  maka pilih Wa supaya peserta didik banyak yang mengikuti kegiatan pembelajaran.

2. Empati dalam komunikasi

Sebagai guru harus mempunyai empati kepada peserta didik dengan memperhatikan siswa, maka siswa akan terbangun nilai kepercayaan dirinya. diantara hal-hal  yang harus diperhatikan dari siswa diantaranya:

a. motivasi

b. lokasi

c. waktu

d. teknologi

e. proses

f. literasi


Untuk keefektipan dalam berkomunikasi harus ada persiapan, berbicara tanpa persiapan akan membuat pembicaraan melebar dan tujuannya tidak menjadi jelas, diantara yang harus disiapkan adalah.

1.Tujuan akhir komunikasi

2. Pesan apa yang perlu disampaikan

3. Model

Supaya menarik ketika berbicara maka ada beberapa teknik yang harus digunakan dalam berkomunikasi diantaranya:

1. Sapa awal sangat penting

2. Pelihara intonasi dengan baik

3. Berkreasi alam engagement

4. Ekspresikan semangat kegembiraan

5. Cari cara umpan balik yang efektif

RESUME HARI KE 13


 

Sebenarnya guru tidak perlu lagi belajar berbicara karena setiap hari ia selalu melakukan bicara di depan siswa, sebab kunci dari belajar adalah komunikasi interaksi. Pertemuan dengan siswa menyebabkan guru sering berbicara menyampaikan materi pelajaran, tanpa disadari ia melatih kemampuannya dalam berkomunikasi

Begitu pentingnya sebuah komunikasi dalam kehidupan, Mahatma gandi seorang tokoh besar pernah berkata tentang komunikasi diantaranya:

1. "Ketika ingin jadi pemimpin hebat adalah kuasai cara berbicara" "ramah tamahlah dalam berbicara karena akan mewujudkan keyakinan"

2,."Siapa saja berfikir positif akan melahirkan kedamaian"

3. "Beramah tamah dalam memberi, mewujudkan cinta dan kasih sayang"

Komunikasi sangatlah erat dengan kepemimpinan, dalam  memimpin harus pandai mengolah kata supaya maksud dan tujuan dari kebijakan yang disampaikan, dapat dilaksanakan oleh bawahan persis seperti yang kita inginkan. Kekuatan persuasi ini lebih hebat ketimbang gerakan badan atau kerja tubuh. orang berorasi bisa menggerakkan beribu-ribu orang untuk bergerak melakukan sesuatu yang diharapkan oleh  orator. Semangat penduduk negeri melawan penjajah adalah sebagai contoh gerakan yang digerakkan oleh para pemimpin.

Hebatnya kata-kata itu meyebabkan kita harus berhati-hati dalam bertutur kata, jangan sampai perkataan yang diikuti oleh orang lain itu merupakan sebuah perintah untuk berbuat kesalahan atau kemaksiatan. Maka pikiran positif itu harus dimiliki oleh para pemimpin supaya narasi-narasi yang disampaikan merupakan perwujudan dari kejernihan jiwa dan pikiran.

Berkenaan dengan kepemimpinan ada beberapa hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin supaya dalam menjalankan amanahnya dapat lebih bermanfat, diantara:

1. Pemimpin yang baik adalah banyak mendengarkan

Manusia diciptakan oleh Allah memiliki satu mulut dan dua telinga, ini bisa mengibaratkan bahwa kita harus lebih banyak mendengar dari pada berbicara. Pemimpin harus sering mendengarkan masukkan dan keluh-kesah dari bawahannya supaya ia bisa memberikan solusi yang terbaik.

2. Tidak boleh banyak menghakimi

Menghakimi seseorang dengan perkataan yang jelek akan membuat seseorang menjadi merasa rendah diri dan kehilangan wibawa, kesalahan seorang bawahan memang harus diluruskan dan diperingati agar kesalahan yang diperbuat tidak terulang lagi. Mengemas kata untuk mengingatkan harus dipilih kata-kata yang nantinya tidak menyakiti seseorang, ada pepatah sunda yang mengatakan "Laukna benang, caina herang" atau dalam bahasa indonesianya ikannya dapat, airnya bening. Mempunyai makna bahwa permasalahannya selesai namun tak ada yang dirugikan.

3. Mampu sabar

Masalah memang akan ada dimana pun oleh karena itu bukan masalahnya yang bermasalah namun bagaimana sikap kita menghadapai sebuah masalah. Sering seorang pemimpin menghadapi kritikan dari bawahan atau pun dari yang lain, maka pemimpin harus berusaha bersabar dalam menghadapinya. Bersabar akan membuat hati menjadi jernih dan tidak sembrono dalam mengambil sebuah kebijakan.

4. Arif dan bijaksana

Bijaksananya seorang pemimpin akan membuat organisasi menjadi teduh teduh, sikap reaksional dalam menghadapi situasi akan membuat ketidak nyamanan tersendiri dalam berkegiatan. Ariflah dalam memutuskan sesuatu, melihat permasalahan jangan dari satu sudut pandang, lihatlah dari berbagai arah sehingga kita mengetahui penyebab-penyebab terjadinya sesuatu.

5. Selalu mengedepankan kasih dan cinta

Mengedepankan hati dalam berbicara akan terasa berbeda oleh lawan berbicara, cinta kasih harus menjadi landasan dalam bertutur supaya orang ketika mendengarkan akan merasakan kesejukkan.Orang berkata dengan pikiran akan menembus terhadap pikiran lagi, orang berbicara dengan hati maka perkataannya akan menembus ke hati lagi. 


Berkenaan dengan komunikasi tidak terlepas dengan kemampuan public speaking, kemampuan berbicara didepan umum ini harus menjadi bagian tidak terpisahkan dari seorang guru dan para pemimpin

publik speaking (juga disebut orator atau orasi) adalah memberikan speech face to face.kepada audiens langsung. Namun, karena evolusi berbicara di depan umum, secara modern dipandang sebagai segala bentuk berbicara (secara formal dan informal) antara audiens dan pembicara. 

Secara tradisional, public speaking dianggap sebagai bagian dari seni persuasi. Tindakan ini dapat mencapai tujuan tertentu termasuk untuk menginformasikan,membujuk,dan menghibur. Selain itu, metode,struktur dan aturan yang berbeda dapat digunakan sesuai dengan maksud dan tujuan komunikasi.

komunikasi adalah proses penyampaian pesan menggunakan sebuah media, komunikasi yang baik harus bisa memprediksi kesalahan-kesalahan atau masalah dalam komunikasi, halangan dalam komunikasi diantaranya masalah itu adalah persepsi.

Ada beberapa cara menyampaikan komunikas/pesan yang efektif dan efisien adalah sebagai berikut.

1. Kita harus mengetahui pengetahuan lawan bicara

2. Melatih komunikasi verbal

3. Melatih komunikasi non verbal

4. Mendengarkan dengan baik

5. Berbicara dengan jelas

6. Melontarkan topik-topik yang menarik

7. Melakukan kontak mata yang lama

8. Tunjukkan rasa simpati

9. Mampu menempatkan diri sesuai dengan situasi dan kondisi

Dalam komunikasi juga ada yang harus dijauhi yaitu:

1. Egosentris

2.  Prejudis

3. Steorotipe

 Manfaat komunikasi yang baik

1. Pesan tersampaikan dengan baik

2. Pesan diterima sesuai dengan yang diharapkan

3. Mengurangi kesalahan persepsi

4. Konflik dapat terselesaikan

5. Hubugan terjalin dengan erat

Untuk keefektifan dalam berkomunikasi maka diperlukan strategi komunikasi, diantara strategi itu adalah:

1. Tunjukkan sikap empati, simpati dan altruarisme

2. Pake toon dan gaya (ada gregetannya)

3. Berikan kontens positif

4. Transparan dan jelas

5.Update dengan informasi


Senin, 15 Februari 2021

RESUME HARI KEDUA BELAS

 


Guru merupakan sebuah pekerjaan profesional, dimana pekerjaan ini dikerjakan hanya oleh orang-orang yang memiliki keahlian khusus, kemampuan untuk mendidik ini diperoleh melalui sebuah pendidikan. Tidak boleh sembarang orang mengajar sebab akan mengalami kesalahan yang sangat patal. Banyak sekali para guru yang menggeluti dunia pendidikan ini, sehingga kemahiran dalam mengajar tidak perlu dipertanyakan lagi. terkadang seorang guru yang sudah terkenal dengan kemahiran dalam mengajar banyak dipanggil oleh orang tua untuk membingbing para putranya di rumah setelah kegiatan mengajar di sekolah selesai.

Pemanggilan guru untuk menjadi pengajar di rumah orang tua siswa merupakan keberkahan tersendiri  bagi seorang guru, dimana ia bisa mendapatkan penghasilan diluar gaji yang ia dapatkan di sekolah. Mengajar diluar jam mengajar bisa menjadi peluang usaha yang dikembangkan, guru bisa membuka kursus-kursus.

Menjadi seorang guru dan enterpreneur merupakan pekerjaan yang tidak salah, banyak sekali guru menjalani kedua profesi ini, ada guru yang mendirikan kursusan, ada guru yang membuat yayasan pendidikan. Guru sambil berusaha dibidang pendidikan memang akan lebih cocok karena brand seorang guru memang didunia pendidikan.

Guru juga bisa mempunyai pekerjaan sampingan di luar pendidikan selama pekerjaan itu tidak menggangu pekerjaan pokoknya sebagai pengajar, bisa membuka warung, kantin, toko, kafe bahkan yang lainnya. Usaha yang dijalani dengan managemen yang baik akan berjalan dengan pesat. Pemberian wewenang dan pendelegasian akan membuat waktu yang dimiliki oleh seorang guru tidak tersita.

Bekerja itu mempunyai kemulian tersendiri, dengan bekerja maka kehidupan kita menjadi lebih semangat bahkan menuju hidup kaya pun terbuka lebar. Banyak orang yang ingin menjadi kaya, salah satu jalan untuk menjadi kaya adalah dengan menjadi enterpreneur.

Banyak sekali keuntungan yang dimiliki oleh orang kaya, yang tidak bisa dimiliki oleh orang miskin. orang miskin ibadah maka orang kaya  pun bisa beribadah bahkan bisa membangun tempat ibadahnya. Orang miskin pergi haji, orang kaya pun bisa berhaji bahkan menghajikan orang lain. Menjadi orang kaya jangan hanya jadi keingginan namun harus ditekadkan sebuah keharusan.

Guru yang sekaligus menjadi enterpreneur akan mempunyai kebebasan finansial bahkan nantinya mengajar bukan dijadikan sebagai ladang untuk mendapatkan penghasilan melainkan mengajar merupakan hobi,, kesenangan yang bernilai ibadah. Materi bukan lagi sebuah tujuan akhir namun pengabdian jadi landasan dalam hidupnya.


RESUME HARI KESEBELAS


 

Program literasi sekarang sedang didengungkan oleh pemerintah, program-programnya disosialisasikan terutama didunia pendidikan, guru diajak untuk menggerakkan para siswanya supaya lebih giat dalam lierasi.

Kegiatan literasi seperti membaca dan menulis memang di Indonesia masih cukup rendah, dengan rendahnya literasi maka guru harus memulai membiasakan. Bagaimana bisa menyemangati para siswa untuk berliterasi kalau seandainya gurunya sendiri lemah dalam literasi. Menyemangatii para siswa untuk belajar berkarya dengan sebuah tulisan harus dimulai dari gurunya, guru yang hanya bisa menyuruh kepada siswa tanpa diberikan contoh nyata maka keberhasilannya akan sedikit. Bukankah ketauladanan merupakan sesuatu yang bisa membuat orangl ebih mudah dalam melakukannya.

Banyak sekali cara guru untuk memulai membiasakan menulis, bisa dengan menulis tentang materi ajar yang akan yang akan disampaikan kepada peserta didik atau menuliskan pengalaman hidupnya. Setiap orang pasti mempunya pengalaman yang bisa di ceritakan dalam sebuah tulisan, nantinya bisa dijadikan sebuah buku. Menulis sesuatu yang dikuasai akan memudahkan dalam menulis sebab pengalaman itu sudah menjadi bagian dari diri seseorang.

Mengawali kegiatan menulis jangan ada rasa takut tidak berkualitas atau salah dalam ejaan, kita harus berfikir bahwa para penulis hebat itu awalnya pasti sama dengan kita, dimana mereka tidak percaya diri dengan tulisannya serta mengalami kesalahan-kesalahan dalam menulis. Berjalannya waktu para penulis hebat bisa meminimalisir kesalahan-kesalahannya. Kita pun harus seperti itu menulis saja tak usah memikirkan pengetahuan kita harus sempurna tentang penyusunan kalimat atau pemilihan kata yang baik. Biarkan waktu berjalan, nanti juga kemahiran dalam mengolah kata dalam tulisan akan dikuasai dengan sendirinya.

Tulisan yang sudah terkumpul sebaiknya jangan dibiarkan berceceran, lebih baik kita bukukan sehingga karya yang kita tuliskan itu bisa dinikmati oleh orang lain, minimal oleh diri kita sendiri. Buku yang dibuat oleh kita mungkin akan bermanfaat bagi diri kita dan orang lain. Guru yang sudah menerbitkan buku kepercayaan dirinya akan berbeda serta penghargaan dari guru yang lain pun akan didapatkan sebab masih sedikit guru yang bisa berkarya lewat sebuah buku

Menerbitkan sebuah buku bisa melalui penerbit mayor atau penerbit minor. perbedaan penerbit mayor dan minor itu terletak dari model pembiayaannya, kalau penerbit mayor pembiayaan penerbitanny dibiayai oleh penerbit sedangkan penerbit minor pembiayaannya dibiayai oleh penulis. Kedua-duanya memiliki kelemahan dan kelebihan tersendiri.

Ketika guru sudah menerbitkan buku, maka buku tersebut bisa sebagai contoh yang ditunjukkan kepada siswa. Siswa akan senang melihat karya kita dan kemungkinan besar mereka pun akan mengikuti jejak kita ketika kita ajak dan diarahkan.


Minggu, 07 Februari 2021

RESUME HARI KESEPULUH



Public Speaking merupakan sebuah keahlian yang dimiliki oleh seseorang. Secara bahasa public speaking terdiri dari dua kata yaitu public dan speaking. Public mempunyai arti publik atau umum sedangkan speaking mempunyai arti berbicara. Jadi kalau disatukan berarti berbicara di depan umum. Seorang ustad bekhutbah di mesjid maka ia sedang berpublic speaking, guru menjadi pembina upacara maka ia juga seang berpublic speaking.

Kemampuan public speaking tidak hadir dengan sendiri dari seseorang melainkan memerlukan sebuah latihan, selain latihan jam terbang dalam berbicara di depan umum menjadikan mahirnya orang mengolah kata.

Untuk menjadikan kita pandai dalam berbicara di depan umum maka kita harus tahu strategi  ketika akan berbicara di depan umum, diantara  strategi itu diantaranya:

1. Kenali Tujuan dan Audiens dengan Baik 

Mengenali audien atau peserta ketika akan menyampaikan suatu materi akan menjadikan kita melakukan sebuah persiapan dalam menyampaikan materi. Pemilihan kata-kata dalam menjelaskan materi di depan masyarakat yang berpendidikan rendah dengan masyarakat yang berpendidikan tinggi pasti berbeda. Kata-kata ilmiah mungkin pas bagi peserta akademisi namun tidak cocok bagi masyarakat biasa. Kata yang mudah dipahami oleh peserta membuat materi menjadi mudah untuk dicerna.

2. Susun Poin-Poin Penting yang Ingin Disampaikan

Agar penyampaian materi tidak berkembang kemana-mana, seorang pemateri perlu untuk membuat point-point penting. Point penting ini akan memudahkan penceramah menyampaikan materi dan melakukan penekanan ketika ia berbicara. 

3. Persiapkan Alat Bantu Jika Diperlukan

Alat bantu ketika berceramah atau berbicara membuat penyampaian materi lebih efektif. Media itu bisa mempermudah audien dalam mencerna materi. Alat bantu ini sangatlah banyak, bisa berupa alat peraga, media laptop, slide, proyektor dan lain-lain. Media yang digunakan oleh pemateri juga menjadikan sebuah daya tarik tersendiri bagi peserta sehingga kegairahan peserta dalam mengikuti kegiatan lebih antusias.

4. Kuasai Materi dengan Berlatih Terus Menerus

Materi memang harus betul dikuasai oleh pemateri jangan sampai pemateri menguasai materinya tidak matang. Ketidak siapan pemateri dalam penguasaan materi akan menjadikan malapetaka dalam menyampaikannya, kita tidak tahu persis kondisi audien, terkadang akan menemukan peserta yang menguasai materi yang disampaikan oleh kita lebih mendalam. Bisa jadi kita juga menghadapi pertanyaan dari peserta yang begitu tajam sehingga kita tidak bisa menjawabnya. Pepatah mengatakan "naik mimbar tanpa persiapan maka ia akan turun dalam kehinaan".

Selain penguasaan terhadap materi kita juga harus berlatih berulang-ulang supaya ketika menyampaikannya betul-betul mempesona baik dalam pemilihan kata atau dalam gestur tubuh. Latihan itu merupakan induk dari sebuah keterampilan dengan latihan yang konsisten dan kontinu akan menghasilkan keterampilan yang maksimal.

Kita tidak boleh bangga dengan prestasi dimasa lalu sebab prestasi masa lalu terkadang untuk sekarang merupakan sebuah syarat saja. Intinya teruslah menggali pengetahuan yang terkini, kuasai berbagai keterampilan yang akan menjadikan public speaking kita lebih baik.

5. Perhatikan Aspek Non Verbal

Perhatikan bahasa tubuh, mimik kita dalam menyampaikan materi. Aspek non verbal ini berpengaruh besar dalam penerimaan peserta terhadap materi yang kita sampaikan. Gestur tubuh yang baik menjadikan materi yang disampaikan itu begitu hidup serta peserta menjadi terfokus kepada pemateri.

Selain gestur tubuh kita selaku pemateri harus diperhatikan, gestur tubuh dari peserta pun harus diperhatikan. Ketika peserta banyak yang sudah menguap, ngobrol, mundar-mandir ke WC, itu menandakan materi kita sudah tidak menarik lagi bagi mereka. Maka kita harus tanggap, merubah suasana dengan berbagai strategi supaya kondisi kembali kepada sedia kala. Strategi yang diambil bisa dengan ice breaking, yel-yel, tebak-tebakan dan lain-lain.

6. Be Confident

Jadilah diri sendiri, timbulkan rasa percaya diri kepada diri sendiri supaya menjadi lebih baik. Ketika orang mempercayai kita untuk tampil berarti itu ada kepercaaan mereka kepada kita. Maka jangan sia-siakan kesempatan itu, kepercayaan itu sangatlah mahal. Ketika saya belajar dibangku kuliah seorang profesor memberikan pertanyaan kepada mahasiswa. "Lebih baik mana terlihat bodoh tapi pintar atau terlihat pintar tapi bodoh?". Mahasiswa banyak yang menjawab "Lebih baik terlihat bodoh tapi pintar". Profesor itu menyalahkan mahasiswa dan memberitahukan kepada mahasiswa bahwa "lebih baik terlihat pintar tetapi bodah". Ia menjelaskan bahwa dengan terlihat pintar maka kita akan mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Mendapatkan kepercayaan itu maka kita bisa memantaskan diri sesuai dengan prasangkanya dengan cara kita menggali ilmu dan mempersiapkan berbagai sesuatu sehingga prasangka itu bisa menjadi kenyataan.

Banyak sekali tokoh yang bisa kita tiru ketika kita akan menjadi apa yang kita inginkan, kita bisa belajar dari para tokoh dunia atau indonesia dalam publik speaking. Tirulah mereka secara mendalam serta kita poles dengan kelebihan diri kita sehingga nantinya kita akan menjadi diri sendiri.


Sabtu, 06 Februari 2021

RESUME HARI KESEMBILAN

 


Ajang guru berprestasi merupakan ajang bergengsi bagi kalangan para guru. Ajang ini selalu diadakan pada setiap tahunya oleh kementrian pendidikan dan kebudayaan. Namun pada tahun kemarin ajang ini ditiadakan disebabkan oleh wabah pandemi covid-19.

Undang-undang no 14 tahun 2005 pasal 36 ayat 1 mengamanahkan "Guru yang berprestasi, berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus berhak memperoleh penghargaan". Guru yang memounyai prestasi layak diberi penghargaan oleh pemerintah.

Kegiatan guru berprestasi ini diadakan di semua provinsi secara nasional, penyelenggaraannya berjenjang dari mulai tingkat sekolah sampai ketingkat nasional. Seleksi yang berjenjang ini membuat keterpilihan guru berprestasi tingkat nasional benar-benar orang tepat yang terpilih berdasarkan kualitas yang sangat mumpuni.

Disetiap daerah peminat lomba berbeda-beda, ada yang banyak dan ada yang sedikit. Perbedaan ini berdasarkan minat dan kesadaran dari para guru. Terkadang dilapangan para guru enggan mengikuti lomba ini dikarenakan kesadaran diri, dimana ia merasa bahwa dia belum pantas mengikuti lomba ini dikarenakan prestasi dan totalitas dalam mengajarnya belum maksimal.

Mengikuti lomba guru yang begitu prestisius ini memang memerlukan persiapan yang sangat matang, tidak bisa dadakan. Semua harus dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum perlombaan dimulai. Banyak sekali penilaian yang dilakukan, dari mlai penilaian akademis,portofolio, karya ilmiah, wawancara dan lain-lain.

Untuk mengikuti perlombaan ini melalui alur sebagai berikut:

1. Pengusulan guru berprestasi dan berdedikasi oleh kepala sekolah

2. Pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi tingkat Kabupaten

3. Pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi tingkat proinsi

4. Pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi tingkat Nasiona;

 

Seorang guru yang ingin mengikuti lomba ini ada beberapa tips yang bisa dijalankan sebagai persiapan diantaranya:

1. Niat

Niat ini sangat penting dimiliki, berkeinginan menjadi terbaik memang harus dimiliki sebab dengan niat yang jelas pada akhirnya langkah kita akan menuju kesana. Namun berniat hanya ingin menjadi guru yang menang dalam lomba merupakan sebuah kesalahan juga sebab seandainya tidak tercapai akan membuat kecewa. Berniatlah memberikan yang terbaik dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, memberikan pelayan prima kepada para siswa yang dilandasi dengan niat beribadah supaya hati kita benar-benar ikhlas dalam menjalani pekerjaan sebagai guru. 

Totalitas dalam bekerja akan membuat atasan atau kepala sekolah juga melihat kinerja kita sehingga nantinya dia akan memberikan atau mengutus kita untuk mengikuti kegiatan lomba guru berprestasi sebagai perwakilan dari sekolahnya.

Seandainya kita mendapatkan rekomendasi dari atasan, maka kita gunakan rekomendasi ini dengan semaksimal mungkin, meminta doa kepada orang tua, kepada para guru, rekan sejawat bahkan kepada para siswa supaya ketika dalam mengikuti ajang lomba ini dilacarkan dan diberikan kemudahan.

2. Berikhtiar (Berusaha)

Ada sebuah ayat Al-qur'an yang menyatakan "Sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum hingga kaum itu merubahnya". Berikhtiar semaksimal mungkin perlu dilakukan agar hasilnya benar-benar maksimal, setiap usaha itu harus terasa lelahnya oleh fisik dan pikiran. Rasa cape dari ikhtiar itu akan membuahkan hasil yang indah pada masanya, sebuah pepatah mengatakan "usaha tidak akan menghiati hasil".

Beberapa langkah ikhtiar yang maksimal diantaranya:

a. Fokus

Fokuslah dalam menjalani pekerjaan sebagai guru, sebab penilaian dalam lomba guru berprestasi ini memang menilai hal-hal yang kita lakukan sebagai guru. setiap kegiatan disekolah atau diluar sekolah namun berkaitan dengan pembelajaran kita harus mendokumentasikannya. Sertifikat mengikuti seminar, workshop, diklat dan sebagainya disimpan baik-baik. Melakukan penelitian dikelas seperti membuat PTK, best practise, karya inovatif, harus diarsipkan.

b. Persiapan yang Matang (Fisik, Psikis & Finansial)

Fisik, psikis dan finansial itu harus disiapkan benar-benar sebab pada pelaksanaannya ketiga itu benar-benar dikuras. Ketika waktu tes itu dari pagi bisa sampai malam, jadi stamina harus prima.

c. Work Smart -Work Hard

Bekerja dengan cerdas dan bekerja keras harus sinergi, kita harus bisa menganalisis berbagai peluang yang bisa kita kerjakan sehingga kita mempunyai keunggulan dari peserta lain. Guru-guru yang lain juga pasti melakukan persiapan yang sama untuk mengikuti lomba ini. Jadi kita cari tahu point-point penilaian dalam lomba ini sehingga setiap item penilaian terisi oleh kita. Jangan sampai ada item yang kosong sebab akan membuat bobot nilainya kecil.

3. Tawakal (pasrah)

Setelah melakukan semuanya dengan maksimal maka kita serahkan semuanya kepada Allah. Apapun hasilnya itu yang terbaik bagi kita, dengan begitu menang dan kalah kita tidak akan kecewa.


 

 

PERAN GURU SEBAGAI FASILITATOR

  Dalam dunia pendidikan yang terus berkembang, peran guru tidak lagi terbatas pada penyampaian materi pelajaran semata. Salah satu peran pe...